Cisco: bedah QOS voip

By human

Mumpung lagi bulan puasa, belajar QOS yuk, buat ngakalin sibos (hush dosa)

Contoh policy dibawah ini adalah QOS router cisco untuk kepentingan voip.
Panduannya saya dapatkan dari zdnetasia.
Bila di amati sudah menerapkan fungsi LLQ (Low Latency Queueing)

Bacaan dari cisco untuk masalah voip dan LLQ dapat di buka di cisco ini.

!
interface FastEthernet4
 ip address 192.168.1.2 255.255.255.252
 ip nbar protocol-discovery
 ip nat outside
 ip virtual-reassembly
 service-policy output swara
 duplex auto
 speed auto
end
!
class-map match-any voip
 match protocol sip
 match protocol h323
class-map match-any webmail
 match protocol http
 match protocol secure-http
 match protocol ftp
 match protocol smtp
 match protocol pop3
!
policy-map swara
 class voip
  priority percent 52
  set dscp ef
 class webmail
  bandwidth remaining percent 75
 class class-default
  fair-queue
ro871-Swara#show policy-map swara
  Policy Map swara
    Class voip
      Strict Priority
      Bandwidth 52 (%)
      set dscp ef
    Class webmail
      Bandwidth remaining 75 (%) Max Threshold 64 (packets)
    Class class-default
      Flow based Fair Queueing
      Bandwidth 0 (kbps) Max Threshold 64 (packets)

Kalau di artikan kira-kira seperti ini :

  1. Buat classmap voip dengan aturan sebagai berikut :
    • Strict Priority : dari cisco didapat

      Strict priority means that if packets exist in the priority queue, they are dequeued and sent first—that is, before packets in other queues are dequeued.

    • Bandwidth 52 (%) :

      Specifies or modifies the bandwidth allocated for a class belonging to a policy map.

      Menyediakan 52% dari 100% bandwidth yang tersedia. Untuk alokasi bandwidth bila tidak disebutkan secara explisit, dia akan memakai speed dari interface, bila FastEthernet maka akan di atur bandwidth 100mbps

    • set dscp ef :
      mengkonfigure perintah dscp ef (express forwading)
  2. Buat classmap webmail
    • Bandwidth remaining 75 (%) Max Threshold 64 (packets) :
      Perintah diatas berarti untuk class webmail, traffic webmail akan mengambil alokasi bandwidth yang tersedia sampai dengan 75% dari total bandwidth.
  3. Buat classmap class-default
    Kalau tidak salah ini adalah class bawaan dari cisco, secara default sudah disiapkan di sistem.
    Pada umumnya admin akan mempergunakan class-default ini untuk mengatur trafik yang belum di definiskan diatas.

    • Flow based Fair Queueing :
      Aktifkan fitur fair queueing untuk menggantikan default fifo queueing dari interface.

1 Comment

  • At 2010.08.24 00:17, lembang said:

    Mas terima kasih banyak Tutor nya,,
    boleh saya Add ngg Id mas,, mo belajar cisco nih

    Tnx mas

    (Required)
    (Required, will not be published)