How to change dynamic queues
Diambil dari forum.mikrotik.com
Saya belum bisa mendeskripsikan secara jelas fungsi script di bawah.
Tetapi dari thread di topik, ini berfungsi untuk mengganti rate di user pada saat koneksi sedang berjalan.
Diambil dari forum.mikrotik.com
Saya belum bisa mendeskripsikan secara jelas fungsi script di bawah.
Tetapi dari thread di topik, ini berfungsi untuk mengganti rate di user pada saat koneksi sedang berjalan.
Dari milist forum.linux.or.id
“mikrotik stabil & jauh lebih gampang konfigurasinya
termasuk urusan routing ..”
Setelah semua ilmu sudah di matangkan, dini hari ini, migrasi ke v3.2 dilaksanakan.
Masih memakai mesin yang sama, hanya diganti DOM, untuk berjaga-jaga bila keadaan darurat maka dom 2.9 masih bisa dipasang lagi :D
Fitur yang dipasang di mesin ini
Hasilnya cpu usage bisa turun, dari rata-rata 20%~30% turun ke 5%~10%, wooow …
Salah satu fitur yang tersedia di v3 sudah mendukung multi-cpu atau SMP bila dilinux.
Sempat bingung pada waktu pasang v3 di mesin dual-core, kok tidak di tulis 2, padahal waktu pakai versi RC sudah terdeteksi.
Dari forum.mikrotik.com akhirnya dapat clue-nya, dijelaskan harus di ubah secara manual.
[jagawarnet@box] /system hardware> set multi-cpu=yes [jagawarnet@box] /system hardware> print multi-cpu: yes [jagawarnet@box] /system reboot
Bugs :
Pada waktu update dari v3.1 ke v3.2,
konfigurasi multi-cpu kembali ke 1, jadi perlu di rubah secara manual lagi.
Kasus ini ditanyakan ke saya oleh mas Ronny Susetyo aka ballacksave, admin (ngaku-nya newbie) stiki.ac.id via YM
Nah pertanyaan saya pada dasarx sama seperti dasep yaitu bgm client yg di bawah mikrotik
(dosen, sabarnet,hotspot) klo buka jaringan yg diatas mikrotik seperti webserver, mail dan webhosting (203.134.237.0/29) bisa nggak ke limit, tapi klo browsing ke internet tetep ke limit.
nb:
di mikrotikx saya pake /ip hotspot, untuk bagi2 bandwidthx……
mohon pencerahan…
Udah sekian lama ingin pasang v3 di mesin limiter tapi selalu kebentur tidak mau jalan.
Semua rule yang di import dari v2.9.x, tidak mau jalan dengan sukses.
Rasanya tidak ada yang salah, tapi kenapa queue-nya masih bablas saja, mesin percobaan tetap saja bisa menembus.
Rupanya di v3 ada tambahan yang harus di aktifkan bila setup mesin mikrotiknya sebagai brigde dan bw limiter.
Read more »